Kamis, 07 Januari 2016

Belajar dari Rajawali

Taukah anda, bahwa rajawali tahu kapan badai muncul jauh sebelum peristiwa terjadi?

Rajawali akan terbang sampai ketinggian tertentu & menunggu angin itu datang.
Ketika pada saat badai itu muncul, dia akan mengembangkan sayapnya, sehingga angin akan mengangkatnya ke atas badai.

Ketika badai mengamuk di bawahnya,rajawali membumbung tinggi di atasnya.

Rajawali TIDAK MELARIKAN DIRI DARI BADAI, tetapi rajawali MEMANFAATKAN BADAI UNTUK MENGANGKATNYA LEBIH TINGGI.

Rajawali mengendarai angin yg menimbulkan badai.
Ketika Badai Kehidupan menerpa & kita semua pasti akan mengalaminya,kita bisa naik di atasnya dengan CARA MENYETEL ALAM PIKIRAN & KEYAKINAN diri kita.

Kita bisa membumbung tinggi di atas badai…
BUKAN BEBAN YANG MENYEBABKAN KITA JATUH, TAPI CARA KITA MENGATASI BEBAN ITULAH YG MENYEBABKANNYA !!!

BE PRESENT, BE AWARE BE HAPPY & ALWAYS ENJOY

Muhasabah diri

Wahai diri....

Kehidupan seorang Mukmin tidak di hadirkan  dengan sgala Kemudahan, Kenyamanan, dan limpahan Kesenangan...

Kehidupan hadir bagai penjara yg Menawan jiwa....  penuh dgn Ketidaknyamanan dan Pengorbanan.
Perjalanan akan membawamu jatuh bangun... Lunglai Menata hati dalam Sabar.... Terseok zig zag dalam Ikhlas, dan tertatih lemah dalam benaman tawakal yg panjangg....

Ujian Kehidupan berputar bagai jarum jam dalam lintasan waktu di tiap fase Kehidupan, tidak Memberikan jeda untuk santai dan bermain-main...
Hanya selingan kecil sbuah rihlah ringan yang kadang datang.... Skedar utk menarik napas panjang dan Menyiapkan punggung tegak vertikal, utk Mempersiapkan diri pada episode-episode Ujian yg akan datang...

Sepi dan sendiri Menatap tajam ke depan..... Hilangkan asa yg terputus ketika diri sepi dalam diam dan sendiri tanpa teman berbagi...  karena memang tidak perlu berbagi.
Sebagaimana agamamu mengajarkan,
Kamu memilih sepi sendiri dan diam tak berbagi....
Karena.... Ingatt !!!  betapa buruknya adabmu dan tidak santunnya dirimu... Bila Robb Tuhanmu... kamu adukan pada manusia atas perihal dirimu...
Maka... Tetaplah jaga adab pada Robbmu... !!!

Diujung kepasrahan yg dalammm.... Kadang kamu bergumam...., " Dimanakah Engkau yaa Robb.." Menanti pertolongan dgn harap harap cemas yg panjang...
Nyatanya hadiah ujian itu tetap Robbmu kirim dan paketkan.... Walau rintihanmu makin sayup sayup terdengar lemah dalam tatapan yg nanar...

Tapiii.....,,
Tetaplah tenang... dalam beningnya hati dan jernihnya pikiran...
Kamu hanya perlu duduk tenang dalam diam dengan Ribuan kata tanpa suara,
Dalam ruku dan sujud yg panjang di sepertiga malam... Maka disitu kamu akan dapatkan teman.... yaitu potret diri... Malaikat suci... Si hati Nurani, maka dengannya kamu bisa berbagi dan meminta fatwa.

Wahai diri...
Zona ketidaknyamana... memang sangat tidak nyaman... kadang sabarnya begitu membakar... kadang pahit... dan pahitnya seperti buah pare yang rasanya ingin kamu muntahkan.... tapii, percayalah kamu hanya menjalani takdirmu dan berpindah dari satu takdir ke takdir yg lainnya.... dan tidak semua takdir kelat adanya.... dan tidak harus futur menjalaninya.

Wahai diri....
jangan kau lelahh... !!!
Jadikanlah sholat sebaik baik istirahat dari segala kelelahanmu....
Dan jagalah hatimu, Perbaharui niat dan terus memperbaikinya.... karena syaitan memang slalu mengintai lalaimu... Menyusup dalam hatimu.... membuat was was, dan berharap gundahmu....

Bersabarlah dan pertahankan Kesabaran itu..... Ikhlaskan dan lapangkan jalan Keikhlasan itu... Niscaya tarikan hatimu lbh membetotmu utk tetap tunduk patuh pada kehendak Robbmu....

Dan karena seperti itulah Allooh berkehendak... agar kamu berjalan diatas Muka bumi dan Menuju Allooh sdh bersih dari khilaf dan dosa

Wahai diri...
Tersenyum dan tetap tersenyumlah....
Tetap tegar.... Ketangguhan Memimpin dirimu... dan buat bidadari syurga cemburu padamu.....

Bekasi,
Dalam jum'at yg sunyi...

Share from
@l qonitaat

Sabtu, 02 Januari 2016

Nasehat zuge liang

SERI MENGENAL AHLI STRATEGI PERANG TERMASHYUR, ZHUGE LIANG

10 KEKUATAN MANUSIA

Selama menjadi penasehat, Zhuge Liang pernah menulis sebuah surat kepada anaknya. Isi surat yang ditulis 1.800 tahun yang lalu itu sarat dengan dengan kebijakan yang tak lekang oleh waktu dan perubahan, diantaranya berisi tentang 10 kekuatan manusia, yaitu :

1. Kekuatan Keheningan
Keheningan membantu kita menenangkan diri untuk menjernihkan pikiran. Ia menjelaskan bahwa suasana hening membantu kita melakukan introspeksi diri, mengevaluasi segala tindakan, dan menumbuhkan tekad untuk memperbaiki diri. Ia juga menegaskan bahwa kunci keberhasilan dalam belajar adalah keheningan, sebab dalam keheningan kita dapat menelusuri apa sebenarnya visi dan misi hidup kita.

2. Kekuatan Hidup Hemat
Zhuge Liang memberikan petunjuk bahwa hidup bersahaja akan menyelamatkan diri kita agar tidak diperbudak oleh materi. Hidup sederhana menurut sang penasehat ini membentuk diri kita menjadi manusia yang lebih bermoral. Jangan terseret dalam pola hidup boros, sebab pola hidup boros suatu saat dapat mengubur kita kedalam tumpukan hutang dan puing-puing kehancuran.

3. Kekuatan Membuat Perencanaan
Dalam surat-surat itu Zhuge Liang menegaskan tentang pentingnya merencanakan hidup. Fail to plan means plan to fail – Gagal merencanakan berarti merencanakan untuk gagal. Dengan melakukan perencanaan yang baik, maka kita akan dapat menempatkan prioritas dengan baik pula. Sebaliknya, tanpa perencanaan yang baik akan selalu membuat kita gagal menyelesaikan apapun yang kita kerjakan.

4. Kekuatan Belajar
Zhuge Liang dalam suratnya menyebutkan bahwa keheningan memaksimalkan pencapaian hasil dari tujuan belajar. Ia meyakini bahwa kemampuan manusia bukan berasal dari pembawaan sejak lahir, melainkan merupakan hasil dari proses pembelajaran yang dilakukan dengan konsisten. Oleh sebab itu ia menyarankan agar kita tak pernah berhenti belajar sampai kapanpun. Sementara dalam proses pembelajaran, kerendahan hati akan sangat membantu kita menyerap dengan mudah ilmu pengetahuan yang dibutuhkan.

5. Kekuatan Nilai Tambah
Nasehatnya ini menekankan kita agar lebih banyak memberi, karena hal itu akan membuat kita lebih banyak menerima. Oleh sebab itu kita harus berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik untuk orang lain, diantaranya kepada keluarga, kerabat, teman, konsumen, mitra bisnis, dan lain sebagainya. Bila kita mampu memberikan sesuatu yang ekstra atau nilai tambah terhadap apa yang dibutuhkan orang lain, tentu saja mereka akan senang, merasa tersanjung dan terpesona. Tak heran jika selanjutnya mereka ingin selalu menjalin hubungan yang menguntungkan bagi Anda.

6. Kekuatan Kecepatan
Beliau menesehat anaknya agar tidak menunda-nunda pekerjaan karena penundaan artinya menghambat usaha kita mencapai visi dan misi secepat mungkin. Ia menandaskan agar kita menjalankan segala sesuatu dengan efektif dan efisien waktu. Dalam hal ini sangat dibutuhkan kemampuan memanajemen waktu. Jika perlu, satu hal dilakukan bersama-sama dengan tim agar lebih cepat terselesaikan, “Alone we can do so little; together we can do so much. – Sendiri kita menyelesaikan sedikit pekerjaan; bersama kita kerjakan sangat banyak pekerjaan,” kata Hellen Keller.

7. Kekuatan Karakter
Zhuge Liang menasehati anaknya agar membiasakan diri tidak bersikap tergesa-gesa, sebab segala sesuatu memerlukan proses. Kehati-hatian dalam bersikap dapat membentuk sebuah karakter yang utuh. Dalam pepatah bangsa Tionghoa dikatakan, “Diperlukan waktu hanya sepuluh tahun untuk menanam dan memelihara sebatang pohon, tapi memerlukan waktu paling sedikit 100 tahun untuk membentuk sebuah watak yang utuh.”

8. Kekuatan Waktu
Dalam suratnya Zhuge Liang menginginkan anaknya menghargai waktu. Sebab waktu berlalu sangat cepat, tak jarang ikut mengikis semangat dan cita-cita kita. Oleh sebab itu manajemen waktu dengan baik, jangan pernah menyia-nyiakan waktu dengan melakukan aktifitas yang kurang bermanfaat.

9. Kekuatan Imaginasi
Zhuge Liang memberikan nasehat supaya kita berpikir jauh ke depan, agar kita tidak tertinggal oleh jaman yang terus berkembang. Imajinasi tentang masa depan dikatakannya lebih kuat dari pengetahuan. Hal ini juga pernah diucapkan oleh Albert Einstein, “Imagination is everything. It is the preview of life’s coming attractions. – Imajinasi adalah segalanya. Imajinasi adalah penarik realitas yang akan datang.”

10. Kekuatan Kesederhaan
Sang penasehat ini mencontohkan kekuatan kesederhanaan dalam setiap surat-suratnya yang singkat dan mudah dimengerti tetapi sarat tuntunan hidup positif. Tidak ada teori atau tuntunan hidup yang muluk-muluk, melainkan kebijaksanaan hidup yang sederhana. Begitupun jika kita ingin menghasilkan prestasi hidup yang luar biasa, tak perlu menggunakan teori yang rumit. Sekalipun tindakan atau langkah-langkah yang kita lakukan sederhana tetapi jika dilakukan dengan konsisten maka kita akan mudah meraih visi dan misi. “

Jumat, 01 Januari 2016

Filosofi pensil

JADILAH SEPERTI PENSIL

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.
“ Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku ?”
Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya,
“Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu PENSIL yang nenek pakai. Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti”, ujar si nenek lagi.
Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.
“ Tapi nek, sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya ”, Ujar si cucu.
Si nenek kemudian menjawab,
“ Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini ”,
Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.
Pertama:
Pensil mengingatkan kamu kalau kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya Allah, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya ”.
Kedua:
Dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik ”.
Ketiga:
Pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.
Keempat:
Bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu ”.
Kelima:
Sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan…Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan tinggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan”

Smg bermanfaat

Rabu, 16 Desember 2015

Antara LABA dan RIBA

JANGAN PERNAH MENYAMAKAN LABA DENGAN RIBA

“… Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…” (QS. Al-Baqarah: 275)

Sebenarnya apa sih tujuan islam melarang riba? Seharusnya khan asal saling sepakat, saling rela, tidak kena dosa?

Hukum islam itu dibuat untuk mengatur agar manusia mendapatkan kemaslahatan sebesar-besarnya tanpa manusia merugikan siapapun sekecil-kecilnya.

Mari kita bahas contoh LABA dan RIBA agar anda mudah untuk memahami dengan bahasa yang umum:

1. Saya membeli sebuah sepeda motor Rp. 10 Juta dan saya hendak menjual dengan mengambil untung dengan bunga 1% perbulan untuk jangka waktu pembayaran 1 tahun.
Transaksi seperti ini tergolong transaksi RIBAWI.

2. Saya membeli sepeda motor Rp. 10 juta, dan saya hendak menjual secara kredit selama setahun dengan harga Rp. 11.200.000,-. Transaksi ini termasuk transaksi SYARIAH.

Apa bedanya? Khan kalau dihitung2 ketemunya sama Untungnya Rp. 1.200.000?

Mari kita bahas kenapa transaksi pertama riba dan transaksi kedua syar'i.

TRANSAKSI PERTAMA RIBA karena:
1. Tidak ada kepastian harga, karena menggunakan sistem bunga. Misal dalam contoh diatas, bunga 1% perbulan. Jadi ketika dicicilnya disiplin memang ketemunya untungnya adalah Rp. 1.200.000,-. Tapi coba kalau ternyata terjadi keterlambatan pembayaran, misal ternyata anda baru bisa melunasi setelah 15 bulan, maka anda terkena bunganya menjadi 15% alias labanya bertambah menjadi Rp. 1.500.000,-. Jadi semakin panjang waktu yang dibutuhkan untuk melunasi utang, semakin besar yang harus kita bayarkan.

Bahkan tidak jarang berbagai lembaga leasing ada yang menambahi embel2 DENDA dan BIAYA ADMINISTRASI, maka semakin riba yang kita bayarkan. Belum lagi ada juga yang menerapkan bunga yang tidak terbayar terakumulasi dan bunga ini akhirnya juga berbunga lagi.

2. Sistem riba seperti diatas jelas2 sistem yang menjamin penjual pasti untung dengan merugikan hak dari si pembeli. Padahal namanya bisnis, harus siap untung dan siap rugi.

TRANSAKSI KEDUA SYARIAH karena:
1. Sudah terjadi akad yang jelas, harga yang jelas dan pasti. Misal pada contoh sudah disepakati harga Rp. 11.200.000,- untuk diangsur selama 12 bulan.

2. Misal ternyata si pembeli baru mampu melunasi utangnya pada bulan ke-15, maka harga yang dibayarkan juga masih tetap Rp. 11.200.000,- tidak boleh ditambah. Apalagi diistilahkan biaya administrasi dan denda, ini menjadi tidak diperbolehkan.

Kalau begitu, si penjual jadi rugi waktu dong? Iya, bisnis itu memang harus siap untung siap rugi. Tidak boleh kita pasti untung dan orang lain yang merasakan kerugian.

Nah, ternyata sistem islam itu untuk melindungi semuanya, harus sama hak dan kewajiban antara si pembeli dan si penjual. Sama-sama bisa untung, sama-sama bisa rugi. Jadi kedudukan mereka setara. Bayangkan dengan sistem ribawi, kita sebagai pembeli ada pada posisi yang sangat lemah.

Nah, sudah lebih paham hikmahnya Alloh melarang RIBA?

Kalau menurut anda informasi ini akan bermanfaat untuk anda dan orang lain, silakan share status ini, untuk menebar kebaikan.

Dakwah anda hanya dengan meng-KLIK SHARE/BAGIKAN, maka anda akan mendapatkan pahala dari orang yang membaca dari share anda, dan juga jika dishare lagi anda akan mendapatkan pahala dari orang yang membaca dari share kawan anda.
Mungkin lebih tepatnya MULTI LEVEL PAHALA, Hehehe

Mudah khan cari pahala? Mudah tapi tak semua yang membaca status ini mau men-share, ada bisikan syetan: "Ga usah dishare, ngapain disuruh share mau aja......"

Iya, memang syetan dengan bisikan halusnya didalam sanubari kita, mengajak untuk malas untuk menebar kebaikan. Ya sudah, ga apa2 kalau anda tidak mau share. Semoga Alloh selalu meridhoi kita semua.

Semoga bermanfaat.

Dishare ulang oleh:
www.IndoSite.com

Minggu, 13 Desember 2015

Tarbiyah Allah SWT kepada kita

TERMASUK TARBIYAH ALLAH KEPADAMU

Oleh: Dr. Taufiq Ar-Raqb

Allah punya banyak cara dalam mentarbiyah hamba-hamba-Nya.

1) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Terkadang Allah mengujimu dengan gangguan & sesuatu yang menyakitkan dari orang di sekitarmu, sampai hatimu tidaklah bergantung kepada siapapun. Tidak kepada ibu, bapak, saudara, & teman. Akan tetapi, hatimu bergantung kepada-Nya saja.

2) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Terkadang Dia mengujimu dengan tujuan menampakkan dari hatimu ibadah kesabaran, ridha, & percaya diri kepada-Nya. Apakah kamu ridha kepada-Nya dikarenakan Dia telah memberimu? Atau dikarenakan kamu percaya, bahwa Dia adalah Dzat yang penuh dengan hikmah (dalam segala kehendak & perbuatan-Nya) lagi Maha Penyayang?

3) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Terkadang Dia mencegah darimu rezeki yang kamu minta, sebab Dia tahu bahwa sesungguhnya rezeki tersebut akan menjadi penyebab rusaknya agama atau duniamu. Atau, waktunya belum tiba & akan tiba pada saat terbaik yang memungkinkan.

4) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Terkadang Dia tidak memberikanmu kenikmatan dengan sempurna, yang kamu telah nikmati. Sebab, Dia melihat bahwa hatimu telah menyukai dunia, lalu Dia berkehendak memperlihatkan padamu akan hakikat dunia, agar kamu dapat zuhud, memandang rendah pada dunia & merindukan surga.

5) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Sesungguhnya Dia mengetahui penyakit di hatimu yang kamu tidak mampu mengobatinya sesuai dengan kemauanmu, lalu Dia mengujimu dengan kesulitan-kesulitan yang semuanya itu akan mengusir penyakit tersebut walaupun kamu merasakan sedikit sakit & pedih, namun kemudian kamu akan tertawa setelah itu.

6) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Terkadang Dia menunda terkabulnya doamu sehingga kamu menghabiskan segala sebab & usaha (untuk mewujudkan harapan & cita-cita) & kamu berputus asa dari keadaan yang baik, namun kemudian Dia memperbaiki keadaanmu dari sekiranya kamu tidak menyangkanya, sehingga kamu mengetahui bahwa Dia-lah yang menganugerahkan kenikmatan tersebut terhadapmu.

7) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Terkadang ketika kamu sedang melaksanakan ibadah karena berniat mencari dunia, lalu Dia menghalang-halangi kamu dari dunia sehingga niat ikhlas dapat kembali lagi ke hatimu, & kamu dapat terbiasa beribadah karena Rabb yang Maha Penyayang, kemudian akhirnya Dia memberikanmu (dunia tersebut) & tidak melemahkan keikhlasanmu.

8) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Terkadang Dia memperlama ujian & cobaan pada dirimu & Dia hendak memperlihatkan padamu di sela-sela cobaan ini; kasih sayang, pertolongan, & perasaan lapang dada yang memenuhi hatimu, yang kamu ketahui dengan baik, sehingga kecintaan tersebut memenuhi hatimu.

9) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Terkadang Dia melihat dirimu lalai untuk mendidik hatimu & menafsirkan semua kejadian-kejadian seakan-akan semuanya terjadi dengan sendirinya, kemudian Dia memperlihatkan padamu sebagian dari keajaiban takdir-takdir-Nya & pengabulan-Nya yang cepat terhadap doa, sehingga (ketika itu) kamu bisa bangun & sadar dari kelalaian tersebut.

10) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Terkadang Dia mempercepat turunnya hukuman-Nya terhadap dirimu atas dosa-dosamu sehingga kamu dapat segera bertaubat, lalu Dia mengampunimu & menyucikanmu & tidak membiarkan dosa-dosamu terakumulasi & memenuhi hatimu, sehingga hatimu tertutup dengan noda hitam yang menyebabkan hatimu menjadi buta.

11) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Sesungguhnya ketika dirimu terus-menerus memelas memohon sesuatu serta marah-marah terhadap takdir Allah (karena belum mengabulkan keinginanmu), maka Dia memberikan & mengabulkannya untukmu sehingga kamu dapat merasakan hakikat keburukan hasilnya, lalu kamu membencinya & kamu baru mengetahui (ketika itu) bahwa pilihan Allah untukmu lebih baik bagimu.

12) Termasuk tarbiyah Allah terhadapmu... Suatu ketika kamu tertimpa cobaan, lalu Dia memperlihatkan kepadamu orang lain yang tertimpa cobaan yang sama denganmu, akan tetapi keadaannya jauh lebih buruk daripada dirimu, sehingga kamu dapat merasakan belas kasih-Nya terhadap dirimu & kamu mengatakan di dalam hatimu: "alhamdulillah".

Minggu, 06 Desember 2015

Riba dan bahayanya

[20:55, 12/6/2015] Mas Wito1: ⚠⚠SANGAT PENTING!
BEGINI SKEMA RIBA MENJADIKAN ANDA BUDAK

💢Terjadi penyesatan logika, ketika kita ditawari utang oleh sebuah bank, maka kita diiming-imingi dengan bunga yang murah sekali.

♥Biasanya mereka memberikan gambaran bunga HANYA 1% - 2% perbulan.

🔆Logika kita akan berbicara, dengan uang yang kita pinjam, ketika diputar untuk bisnis misalnya, setiap bulan kita bisa menghasilkan keuntungan misalnya 5% saja, maka dengan beban bunga hanya 1% - 2% perbulan, maka keuntungan kita masih ada 3%-4%.

💰Katakanlah kita pinjam uang Rp. 50.000.000,-
Dengan uang tersebut, kita berasumsi bisa menghasilkan Rp. 2.500.000 sebulan.
Sementara bunga bank hanya 1.5% misalnya. Maka besar bunga hanya Rp, 750.000,-. Itu artinya, keuntungan kita yang Rp. 2.5 juta - Rp. 750 ribu masih sisa =Rp. 1.750.000,-. Itu artinya, kita masih untung dengan melakukan pinjaman ke bank.

⛔Apakah anda termasuk orang yang berpikir seperti diatas?

Mari kita bongkar kesesatan logika kita.
✔1. Apakah anda lupa, bahwa modal yang anda dapat dari bank setiap bulan berkurang karena anda mengangsur pokoknya?
✔2. Anggap anda bisa dapat keuntungan bersih 5% dan selalu tetap (walaupun hampir tidak mungkin), maka setiap bulan keuntungan anda akan menurun karena modal yang anda pinjam harus anda kembalikan ke bank dalam bentuk angsuran setiap bulan.
✔3. Sementara modal anda setiap bulan berkurang, ternyata beban bunga yang anda tanggung tetap.
✔4. Didalam simulasi, seandainya anda mampu membukukan keuntungan tetap setiap bulan sebesar 5% (walaupun sebenarnya hampir tidak mungkin), maka di bulan ke-27, penghasilan anda akan minus, karena pemasukan anda lebih kecil dari bunga yang anda bayarkan.
✔5. Mulai bulan ini hingga terakhir, uang anda sendiri akhirnya akan ikut tergerus untuk membayar bunga setiap bulan.
✔6. Kondisi ini jauh lebih parah jika anda meminjam uangnya lebih besar lagi, dan jangka waktunya lebih lama lagi.
✔7. Kondisi minus seperti ini, biasanya tidak anda sadari, anda hanya beranggapan, bahwa anda butuh modal tambahan, sehingga, biasanya yang terjadi, sebelum lunas, anda akan mengambil utang baru lagi.
✔8. Ketika anda memutuskan mengambil utang baru, baik dengan Top Up, maupun dengan Take Over, maka anda akan kena biaya-biaya tambahan seperti: Bunga berjalan, beban beberapa kali angsuran, pinalti, provisi, biaya notaris, dll.
✔9. Sehingga pinjaman anda yang ke2, anggap anda pinjam uang 100 juta, paling anda hanya menerima beberapa puluh juta saja, karena anda masih memiliki angsuran yang belum selesai juga tanggungan biaya-biaya seperti diatas.
✔10. Jika sudah seperti ini kondisinya, maka kematian bisnis anda semakin cepat, kalau misal dipinjaman pertama anda minus dibulan ke-27, maka pinjaman ke-2 bisa jadi anda sudah minus dibulan ke 12, sehingga memaksa anda akhirnya top up lagi, ataupun take over lagi. Begitu seterusnya.
✔11. Yang harus anda mengerti, bunga dari bank 1.5% itu hanya akan anda nikmati saja dibulan pertama. Bukan setiap bulan!
✔12. Bank menghitung bunga itu dari NOMINAL PINJAMAN PERTAMA anda, bukan BESAR UANG YANG MASIH ANDA PINJAM.

❗Jadi, jangan lagi percaya, bahwa bunga 1%-2% itu murah!

🚫Silakan pakai logika anda.

💡Saya jelaskan bahayanya riba, ga pake dalil Al Qur'an, ga pake hadits. Cukup pakai akal sehat anda sudah cukup, maka anda akan mengerti bahwa riba itu seperti racun yang akan membuat kita mati, baik cepat ataupun lambat.

📚Anda yang ingin menghitung sendiri simulasinya, silakan download disini rumusnya, gratis:
https://drive.google.com/file/d/0Bzeoajn7I67WLTdfMk9jcUkydXc/view?usp=sharing
(Copy dan paste link tersebut di browser anda)

👔Yang orang bank, mau marah boleh, tapi anda tidak bisa membantah FAKTA ini.

🍃Mohon sebarluaskan informasi ini, agar semakin banyak orang yang terselamatkan dari bahaya riba.

☀Berdakwah adalah Fardhu 'Ain, kewajiban setiap muslim.
[20:56, 12/6/2015] Mas Wito1: 🏡Di sebuah desa, ada seorang pemuda yang memiliki 2 ekor kambing di kandangnya. Setelah dengan sabar dirawat kambing-kambing itu selama beberapa tahun, akhirnya kambingnya itu berkembang menjadi 20 ekor kambing. 🐑

⛅Suatu hari, pemuda ini menemukan 2 ekor bayi serigala 🐕. Maka dikumpulkanlah serigala ini bersama dengan kambing-kambingnya dalam 1 kandang.

💡Pemuda ini berpikir, dengan adanya 2 serigala ini, maka sekarang saya memiliki 22 ekor hewan piaraan didalam kandangnya. Harapannya, dengan ditambah 2 ekor serigala ini, maka nanti dia juga akan memiliki banyak kambing, sekaligus banyak serigala.

⚡Tapi apa yang terjadi? Setiap hari, tanpa disadari si pemuda, bahwa kambingnya didalam kandang berkurang. Setelah seminggu, ternyata kambingnya sudah berkurang 10 ekor.Pemuda ini bingung, seharusnya dengan ditambah 2 ekor serigala, dia harusnya memiliki 22 ekor hewan piaraan, sekarang kenapa malah tinggal 12 ekor didalam kandang?

😇Pemuda ini masih belum mengerti, kenapa kambing-kambingnya habis. Dan akhirnya, setelah berminggu-minggu kemudian, semua kambingnya habis, dan hanya tinggal 2 ekor serigala saja.

🌟Barulah disini si pemuda menyadari, bahwa tenyata yang menghabiskan kambingnya adalah 2 serigala tersebut. Tetapi, semua sudah terlambat, sekarang semua kambingnya sudah habis.

🍃Nah, begitulah perumpamaan riba. Seperti memelihara serigala diantara kumpulan kambing. Harta halal kita pada akhirnya malah ikut habis untuk menghidupi riba.Lalu, bagaimana agar harta halal kita tidak habis direnggut riba?

✔Mudah jawabannya, kembali pada cerita, apa yang seharusnya si pemuda lakukan, begitu tahu bahwa kambaing-kambingnya semakin berkurang?

❗Satu-satunya cara adalah mengeluarkan serigala dari kandang kambingnya!

🚫Tetapi lucunya, ketika usaha kita bangkrut karena riba, bukannya menyadari bahwa itu semua karena riba, eh, malah menambah riba lagi. Jadi, seperti menambah serigala kedalam kandang kambing. Maka jangan heran, kalau yang terjadi justru kambingnya semakin cepet ludesnya, dan yang tersisa malah sekumpulan serigala.

💉Mungkin anda berpikir, dari cerita tersebut, apa iya ada pemuda yang begitu bodohnya, tidak menyadari hal itu? Yah, itulah. Bahkan disekitar kita, masih banyak pula orang yang begitu bodohnya, tidak menyadari bahwa riba-lah yang menghancurkan usahanya dan menghabiskan hartanya.