Kamis, 07 Januari 2016

Muhasabah diri

Wahai diri....

Kehidupan seorang Mukmin tidak di hadirkan  dengan sgala Kemudahan, Kenyamanan, dan limpahan Kesenangan...

Kehidupan hadir bagai penjara yg Menawan jiwa....  penuh dgn Ketidaknyamanan dan Pengorbanan.
Perjalanan akan membawamu jatuh bangun... Lunglai Menata hati dalam Sabar.... Terseok zig zag dalam Ikhlas, dan tertatih lemah dalam benaman tawakal yg panjangg....

Ujian Kehidupan berputar bagai jarum jam dalam lintasan waktu di tiap fase Kehidupan, tidak Memberikan jeda untuk santai dan bermain-main...
Hanya selingan kecil sbuah rihlah ringan yang kadang datang.... Skedar utk menarik napas panjang dan Menyiapkan punggung tegak vertikal, utk Mempersiapkan diri pada episode-episode Ujian yg akan datang...

Sepi dan sendiri Menatap tajam ke depan..... Hilangkan asa yg terputus ketika diri sepi dalam diam dan sendiri tanpa teman berbagi...  karena memang tidak perlu berbagi.
Sebagaimana agamamu mengajarkan,
Kamu memilih sepi sendiri dan diam tak berbagi....
Karena.... Ingatt !!!  betapa buruknya adabmu dan tidak santunnya dirimu... Bila Robb Tuhanmu... kamu adukan pada manusia atas perihal dirimu...
Maka... Tetaplah jaga adab pada Robbmu... !!!

Diujung kepasrahan yg dalammm.... Kadang kamu bergumam...., " Dimanakah Engkau yaa Robb.." Menanti pertolongan dgn harap harap cemas yg panjang...
Nyatanya hadiah ujian itu tetap Robbmu kirim dan paketkan.... Walau rintihanmu makin sayup sayup terdengar lemah dalam tatapan yg nanar...

Tapiii.....,,
Tetaplah tenang... dalam beningnya hati dan jernihnya pikiran...
Kamu hanya perlu duduk tenang dalam diam dengan Ribuan kata tanpa suara,
Dalam ruku dan sujud yg panjang di sepertiga malam... Maka disitu kamu akan dapatkan teman.... yaitu potret diri... Malaikat suci... Si hati Nurani, maka dengannya kamu bisa berbagi dan meminta fatwa.

Wahai diri...
Zona ketidaknyamana... memang sangat tidak nyaman... kadang sabarnya begitu membakar... kadang pahit... dan pahitnya seperti buah pare yang rasanya ingin kamu muntahkan.... tapii, percayalah kamu hanya menjalani takdirmu dan berpindah dari satu takdir ke takdir yg lainnya.... dan tidak semua takdir kelat adanya.... dan tidak harus futur menjalaninya.

Wahai diri....
jangan kau lelahh... !!!
Jadikanlah sholat sebaik baik istirahat dari segala kelelahanmu....
Dan jagalah hatimu, Perbaharui niat dan terus memperbaikinya.... karena syaitan memang slalu mengintai lalaimu... Menyusup dalam hatimu.... membuat was was, dan berharap gundahmu....

Bersabarlah dan pertahankan Kesabaran itu..... Ikhlaskan dan lapangkan jalan Keikhlasan itu... Niscaya tarikan hatimu lbh membetotmu utk tetap tunduk patuh pada kehendak Robbmu....

Dan karena seperti itulah Allooh berkehendak... agar kamu berjalan diatas Muka bumi dan Menuju Allooh sdh bersih dari khilaf dan dosa

Wahai diri...
Tersenyum dan tetap tersenyumlah....
Tetap tegar.... Ketangguhan Memimpin dirimu... dan buat bidadari syurga cemburu padamu.....

Bekasi,
Dalam jum'at yg sunyi...

Share from
@l qonitaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar